checked checked mension @shuwatliong @ayead
Ketika Dia Berkata …
Hari ini tanggal 15 Mei 2012 jam 01.25 subuh mata gue masih melek, gue gak bisa tidur, gak tau juga kenapa, padahal mata gue udah lumayan ngantuk.
Gue #gamang gue #galaw …
Gue pikir daripada gue melakukan hal-hal aneh seperti ngupil ampe pagi, mending gue posting di blog kesayangan gue ini. Terserah lo mau bilang lebay, alay, ataupun overmellow, terserah lo, yang penting gue bisa menjinakkan ‘anu’ gue, setidaknya untuk bisa terlelap. Dan semakin hari blog gue semakin menemukan jati dirinya sebagai tempat kegalauan gue. Kasihan ya ! !
**
Ketika Dia Berkata Kangen
Gue masih ingat dengan jelas kapan terakhir kali dia bilang kangen ke gue, waktu itu gue dengan sotoy bilang kangen nya dia itu biasa saja, padahal sebenarnya gue sangat senang ketika dia bilang gitu, gue bahagia, dalam artian gue masih di-ingat sama dia. Entah waktu itu gue kerasukan jin mana hingga gue tega bilang ke dia perkataan yang seharusnya gak gue bilang ke dia, gue gak tau apa rasanya jadi dia waktu itu, gue sampai harus tanya ke teman gue Shovy, dan shovy maksa gue minta maaf ke dia.
Tapi gue lupa kapan pertama kali dia bilang kangen ke gue, udah lama banget. Setau gue dia adalah seorang cewek yang selalu bilang kangen ke gue, lo boleh percaya atau enggak, pernah dalam satu hari dia bilang kangen ke gue sebanyak 3 kali, pagi, siang, dan malam, beneran gue gak bohong. Entah kenapa gue juga gak tau, mungkin karena gue emang ngangenin kali ya. #tersenyum_bermakna
Ketika Dia Berkata #pojokan
what? #pojokan ?
Gue adalah orang yang terbiasa ngasih nama sesuatu dengan nama yang gak biasa, biar dia lebih mudah diingat dan gak mudah dilupakan, bahkan gue memberi nama sekeping hatiku dengan sebutan ‘anu’.
#pojokan adalah tempat gue dan dia berbagi banyak hal, hal sekecil apapun, bahkan hal yang tidak seharusnya dibicarakan, akan kami bicarakan di #pojokan. Cerita kami tetap akan ada disana, dan #pojokan itu adalah saksi bahwa kami pernah berada disana, mengumpulkan sisa-sisa kepingan hati kami yang tersisa dari hati yang pernah terluka.
Ketika dia berkata #pojokan, maka seketika dunia gue akan menghilang, the world disappear yang ada hanyalah gue dan dia dan dunia kecil kami. #backsound Duncan James feat keddie – i believe my heart
Gue sangat betah berada disana, disana nyaman, ada dia, dunia kecil kami, dan aku. Disana tempat berkeluh kesah, tempat menangis, tempat tertawa, dan tempat saling ‘mencintai’. Di #pojokan itulah segala sesuatunya berawal, dari sanalah setiap untaian kata mengalir apa adanya. Dari sanalah rasaku terjalin, dan semakin kuat, sampai pada akhirnya aku tau, aku sudah terlalu jauh, bahkan aku hampir tidak mengenali ‘anu’ ku sendiri.
I Miss U #pojokan
I Miss U #samwan
aku ingin #pojokan itu kembali
aku ingin ‘dunia kecil kita’ kembali
gak ada yang boleh mengambilnya
Ketika Dia Berkata Sayang
Bagaimanapun dia, dia juga pernah bilang sayank ke gue. Ntah itu maksudnya apa, ntah dia lagi berusah menggambarkan apa ketika dia bilang itu ke gue.
Ketika dia bilang sayank ke gue, gue hanya bisa tersenyum kecil, walau ‘anu’ gue serasa pengen lepas dari tempatnya, ‘anu’ gue serasa pengen loncat. Ntahlah, bagi gue ketika dia bilang itu, dunia gue serasa seperti ber-pelangi, dunia gue serasa penuh dengan CMYK dan RGB, dunia gue serasa hanya ada dia. Tapi anehnya, ketika itu juga gue merasa #galaw.
Ketika Dia Berkata Keep It Tight
Kata-kata ini sayup gue dengar melalui mata hati gue, ya mata hati gue. Dia memang gak pernah mengatakannya langsung ke telinga gue, tapi itu yang gue rasakan ketika itu, ketika hanya ada aku dan dia. Ketika dia berkata keep it tight, ketika itu juga seakan dia berkata ‘dont let me fall’ Ntahlah mungkin itu hanya perasaan gue saja. #backsound lenka – dont let me fall.
Ketika Dia Berkata You Are so Meaningful
Sebenarnya gue gak terlalu mengerti yang satu ini, gue disini kurang terlalu jelas dengan apa yang dia maksud meaningful. Setau gue, gue selalu berusaha untuk bersikap apa adanya dan terbuka. Kata ini baru saja dia ucapkan beberapa hari yang lalu, tepatnya dua hari yang lalu. Ketika dia berkata ini, gue hanya bisa melongo, beneran, gue hanya melongo, karena gue gak terlalu jelas dengan maksudnya ini, mungkin suatu saat dia akan berbaik hati ngasih gue penjelasan dari kata-kata nya tersebut.
Ketika Dia Berkata Kamulah Satu-satunya
Gue hanya bisa terharu di waktu yang sama gue merasa menjadi begitu berarti. Akan ada begitu banyak kata yang teruntai kalau gue meneruskan menulis bagian ini. Cukup dia dan gue yang tau.
**
Cerita kita ntah dari mana asalnya hingga sampai disini. Cerita kita telah melahirkan banyak sekali kisah. Ntah kamu sadari atau enggak. Apapun akhir dari cerita ini, apapun akhir dari bab kita, aku hanya bisa bersukur. Bagiku segala sesuatu yang bisa diperjuangkan maka akan terus aku perjuangkan, sampai batas waktu dimana aku tidak bisa lagi memperjuangkannya. Memperjuangkan disini adalah dalam artian seandainya kamu berakhir dengan yang lain, maka aku akan tetap berjuang, yaitu berjuang untuk menerimanya.
Aku hanya ingin setiap malam yang hangat bersamamu di sebuah #pojokan itu. Malam yang tak akan terhapus dalam mimpi.
SNSL
Sekeping Hati Yang Kuberi Nama ‘Anu’
Ini bukanlah sebuah cerita porno yang didalamnya melibatkan ‘anu’ gue, ini hanyalah sebuah cerita tentang sekeping hati yang kuberi nama ‘anu’. Sekeping hati yang konon katanya dapat menyebabkan duri dalam sebuah kehidupan, dan ini adalah epidemik. Gue menceritakan ‘anu’ gue ini dalam keadaan sadar, gak galaw, gak sedih, dan gue menceritakannya dalam keadaan waras. Jadi lebih baik lo singkirkan pikiran yang menyebabkan lo berfikir gue bercerita ini karena gue galaw, karena lo salah. Gue disini fine, so fine as it as. Jadi lo gak perlu khawatir gue melakukan hal-hal gila yang mereka sebut dengan suicidal.
**
Gue mempunyai ‘anu’ yang sangat lemah, rapuh dan mudah layu, semua orang tau itu, dan gak ada rahasia yang tersimpan di ‘anu’ gue. Dan cinta adalah perkara kecil yang selalu melibatkan ‘anu’ di dalamnya, meski lo bilang enggak. Sebuah ‘anu’ sangat berbeda jauh dengan otak yang bisa lo manipulasi. ‘Anu’ bukanlah barang seperti itu, anu bekerja sendiri, lo gak bisa mengontrolnya meski lo sudah berusaha, dan itu alami. Lo boleh bilang lo gak bakalan menggunakan ‘anu’ di dalam hubungan percintaan, tapi ketahuilah, bukan kamu yang menentukan tapi ‘anu’ mu lah yang menentukan.
Udah sering ‘anu’ gue patah, udah sering ‘anu’ gue berdarah-darah, sampai gue sendiri gak kenal sama ‘anu’ gue sendiri, begitu pekat. Sering ‘anu’ gue jatuh dan bangun lagi, jatuh lagi, bangun lagi dan terakhir gue sebut ini dengan kata ‘DEJA VU GALAW’. Deja Vu Galaw adalah semacam penyakit ‘anu’ yang membuat lo seolah olah berfikir kalau lo sudah mengalami galaw macam ini di hari yang sudah lo lewati, semacam lo mengulangi ke-galaw-an yang sama #Galaw_Party.
Gue bukanlah orang yang beruntung dalam hal ‘anu’, gue punya sifat aneh yang terakhir gue kasih nama ‘OverMellow’, yang mana apabila sifat itu melanda, maka semua akan terlihat suram, gue bakalan menggila dengan kecemburuan gue, gue bakalan histeris dan bakalan berubah menjadi seseorang yang overprotectif dan possesif. Sifat aneh itu lah yang membuat mereka tidak akan pernah bisa bertahan dengan ‘anu’ gue, yang membuat mereka akhirnya akan berkata ‘JALAN KITA SUDAH BERBEDA’ dan ini adalah deja vu galaw yang sering gue alamin, Deja Vu sebuah kalimat ‘jalan kita sudah berbeda’. Dan akhirnya gue nyerah dan membiarkan semuanya berlalu begitu saja. Gue dan ‘anu’ gue disini pasti akan sakit, walaupun mereka [yang pernah singgah di 'anu' gue] enggak pernah tau itu dan enggak pernah dengar soal itu.
Sekali lagi gue ingetin, gue nulis ini dalam keadaan waras dan enggak galaw, jadi lo salah kalau bilang gue galaw. Dan ini bukanlah cerita lucu.
Gue baru-baru ini ngalamin Deja Vu Galaw. Ceritanya gue suka sama seorang cewek, gue NIAT ma dia, dan bisa dibilang gue sayank [dan gue menggunakan k] sama dia. Bagi gue sayank adalah sebuah perasaan tanpa anti klimaks yang disadari atau tidak pasti akan melibatkan ‘anu’. Perasaan ini tidak dapat dicegah, dan diwaktu yang lain dia akan menjadi berwujud seperti epidemik.
Dan sepertinya memang begitu, ‘anu’ gue sudah terlibat terlalu jauh, dan ‘anu’ gue enggak bisa menemukan jalan pulang, ‘anu’ gue merana.
Gue sama dia gak ada hubungan pacaran, apalagi cerita sepasang kekasih. Gue hanya membiarkan semuanya berjalan begitu saja dan membiarkan semuanya menguntai indah berbungkus makna. Gue enggak melakukan pengejaran berantai atau melakukan modus #interogasi setiap saat sama dia. Dan ternyata gue sudah jatuh terlalu dalam tanpa gue sadari, dan parahnya gue sudah melibatkan ‘anu’ gue di dalamnya, dan gue enggak tau bagaimana caranya menarik ‘anu’ gue kembali, walaupun sebenarnya gue enggak berusaha menariknya kembali, dan gue akan biarkan ‘anu’ gue tetap ada disana.
Gue diserang penyakit Deja Vu Galaw ketika tu cewek bilang ke gue “JALAN KITA SUDAH BERBEDA”, dan ini benar-benar menjadi deja vu galaw gue yang pernah gue alami pada episode sebelumnya. Makna dari Jalan Kita Sudah Berbeda adalah berubahnya sebuah intuisi rasa, sikap untuk menyikapi dan attention yang sebelumnya adalah baik-baik saja. Yup, jalan kita sudah berbeda yang artinya adalah perubahan dari “sebelumnya jalan kita banyak kesamaan”. Disini gue sadar, bukan kali pertamanya gue ngalamin ini, kata-kata semacam ini udah pernah gue dengar sebelumnya, dan kini kembali terulang kembali, dan gue #DejaVuGalaw. Akhirnya gue mencoba untuk kembali ke masa lalu gue, dan gue mencoba mengingat kembali apa yang pernah terjadi sebelumnya, alhasil gue menemukan fakta, bahwa gue bukanlah seorang cowok yang dapat menahan diri gue, gue hanyalah seorang cowok yang OverMellow yang protectif dan possesif. Yang menjadi pertanyaan terbesar gue adalah kenapa gue gak bisa berubah, dan kenapa gue harus jatuh di lubang yang sama, apa yang bakalan terjadi sama ‘anu’ gue kalau gue terus-terusan jatuh di lubang yang sama.
Yang membuat keadaan ini semakin parah adalah gue sama tuh cewek gak pacaran, terus kenapa gue harus bersikap seporadis gitu sama dia, kenapa gue selalu overmellow, kenapa gue harus meletakkan dia diposisi yang selalu membuat dia gak enak, kenapa gue melakukan itu semua, kenapa gue gak bisa menahan diri, emangnya gue siapa? emangnya gue apanya dia, sok cool dengan mencoba menyentuh area privasi nya dia, emangnya gue siapa?
Gue akan benar-benar menjadi seorang skeptik di struggling room gue, gue akan terus bertanya, bertanya, dan bertanya. Dan itu terjadi apabila gue dibiarkan dalam keadaan sendiri dan bengong.
Sebenarnya dia gak punya salah apa-apa, dia benar-benar gak punya salah apa-apa. Hanya gue yang terlalu overmellow. Dan sekarang gue dihadapkan pada sebuah kenyataan bahwa dia sudah berkata “JALAN KITA SUDAH BERBEDA” dan gue gak bisa melakukan apa-apa lagi. Gue hanya bisa menerima itu semua dengan kebesaran ‘anu’. Gue harus berbesar ‘anu’ menyikapi semua itu, dan gue gak mau deja vu galaw ini terus-terusan menggerus ‘anu’ gue. Gue harusnya belajar dari sesuatu yang pernah gue lewati, gue harusnya menjadi pribadi yang sehat tanpa penyakit overmellow, overprotectif dan possesif seiring berjalannya waktu, dan gue heran kenapa gue gak begitu.
Gue gak tau apalagi yang ada dihadapan gue setelah semua ini, semua yang indah pada awalnya, tanpa sadar sudah gue hancurkan dengan keegoisan gue, dan ini sangat pathetic.
‘Anu’ gue yang sudah terlanjur ikut berperan dalam semua ini gak bisa gue tarik kembali, gue hanya bisa meletakkan ‘anu’ gue pada tempatnya, gue akan tetap menyimpannya disini, di tempat seharusnya dia berada, dan sisanya yang sudah terlanjur gue berikan sama dia, akan tetap ada disana.
ELO GUE DAN ‘ANU’ GUE
SOMETIMES PERFECTION CAN BE PERFECT HELL
**
tips: bacalah dengan mengganti kata ‘anu’ dengan ‘hati’
gue hanya terlalu taku mengungkapkannya dengan gamblang
karena itu adalah hati.
SMS Balasan Dari Mereka Pasca Cerai Dari Facebook
Well, beberapa hari kemarin gue menghapus akun Facebook punya gue. Gue delete akun FB gue bukan tanpa alasan, FB gue akhir-akhir ini rada menggila, banyak makhluk aneh berseliweran di fb gue, FB gue dipenuhi remaja galaw, dan gue sendiri juga galaw. Gue fikir lama-lama kalau gini terus gue juga bisa gila juga kali, bahaya ! ! mental gue bisa erupsi, apa kata dunia kalau sampai gue masuk Rumah Sakit Jiwa.
Jadi ceritanya hari ini gue mengirim pesan singkat ke beberapa temen gue yang isinya begini:
[send all] #modus mehimungi diri
Gak punya fesbuk itu ternyata bisa bikin aqu ngelamun sendiri kek orang cacingan tingkat autis, tp aqu merasa mirip zuckerberg.
Yang bikin gue kaget itu adalah balasan dari mereka yang gak ketebak sama sekali, dan gue #menggila. Simak aja yuk balasan dari mereka:
Ayead
wow send all saudara2
Gue yakin pas ngebalas sms gue dia lagi ngelakuin sesuatu yang #jorok #hahaha
Bang Shaleh
Ngeri isi smsnya, knp kd kaya bos google
#hahaha, gak nanggung-nanggung abang yang satu ini berfikir sangat kritis, dinamis dan #elegant.
Fitriah Uzma
what? “send all” ? ~> sendaL? wkwkwk
!@#$%^&*()#$%^&*(
dia ngakak sendiri dan bilang sendal, gue #galau harus bilang apa
Ding Rudi
wkwkwkkwk wwooww ada apa dngan drmu gan >D
sepertinya orang ini sedang kehilangan arah, dia gak tau gue lagi ngapain #hahaha
Shovya
Maaf, zuckerberg gt kwmh itu siapa yah?
Gue rada bingung dengan sms ini, dia mau ngetik apaan,
oke deh gue coba terawangin maksud sms nya dia,
maaf, zuckerberg gatau kamu itu siapa yah? #berdarah darah
lo gak tau ya sop, gue dan zuckerberg itu bagaikan pinang di belah jutaan, gue cuman kalah di nasib, otak dan segala galanya.
Nabil
wkwkwkwkw,, artis yg tdk boleh trpublikasi, he
wah ini yang paling benar ternyata pemirsa, dia yang paling jujur kali ini, dan dia adalah orang terjujur pertama pada hari ini, makasih ya makasih ya #mwach mwach lo baik deh
Uzank Ghifari
syukurlah km beisi akun skype wkwk
#hahaha ternyata dia tau pelampiasan gue kemana,
Risa 2
hmmm ykh,
@#$%^&*T$^$$%%*&&$$^%%$%# #mati
Vegave
Buaahahaha,, drpd buka fesbuk bikin stress, bru satu hari emang gtu, klo dah 2 minggu gk lagi kok. Btw Zuckerberg spa ya?
wow ternyata dia tau sesuatu dibalik ini semua, tapi gue sempat radang tenggorokan, ternyata dia gak tau siapa itu zuckerberg, dan gue #galau harus balas apa lagi kedia, masa gue bilang zuckerberg itu sohib se-asrama gue waktu di kirkland house pas gue kuliah di harvard dulu. Tapi gue tau lo hanya mau ngasih semangat ke gue, vega, lo cantik banget deh
[no name]
ya bikin akun baru. aku dah beteman ama widya.
wow, dia ngingatin gue kalo gue punya mantan namanya widya, dan sepertinya dia berhasil berteman ma widya di fesbuk. Whatever lah, she’s already die bagi gue.
Sebagai pelarian kegilaan gue, gue sekarang punya akun myspace, yang malah membuat gue selalu mantengin tu website tiap hari, entah kenapa, tapi menurut gue fitur musik nya yang bikin gue kerasan, akun myspace gue bisa ditemukan disini: http://www.myspace.com/574108471
Oke Guys, walaupun gue stop main facebook tapi jiwa bertemen gue tetep ada, gak bakalan ilang, and all of you guys, temen gue yang paling #kroniss yang tau gimana gue, keep up great work ya guys. Miss u all
Lyric and Chord Beyonce – Best Thing I Never Had
Well, ada bagian dari lagu ini yang gue suka banget lirik nya. Dengan sotoy nya gue berusaha men-translate bagian lirik beyonce – best thing i never had yang paling gue suka, here you go
So when I think of the time that I almost loved you,
You showed your ass and I, I saw the real you,
Translate ala Gue:
Jadi ketika gue berfikir waktu itu gue nyaris mencintai lo
Lo nunjukin ****** [cencored] dan gue, dan gue ngeliat lo yang sebenarnya.
Komentar ala Gue:
hmmmmmm……
I wanted you bad, I’m so through with that,
‘Cause, honestly, you turned out to be the best thing I never had,
You turned out to be the best thing I never had,
And I’m gon’ always be the best thing you never had,
Oh yeah, I bet it sucks to be you right now,
Translate ala Gue:
Gue Menginginkan lo terlalu banget, Gue udah selesai dengan itu semua
Karena, jujur, lo ternyata menjadi hal terbaik yang gak pernah gue miliki.
Lo menjadi hal terbaik yang gak pernah gue miliki,
Dan Gue menjadi hal terbaik yang gak pernah lo dapatkan
oh yeah, Gue yakin [gue bertaruh] pasti sangat menyebalkan menjadi diri lo saat ini.
Komentar ala Gue:
im done with you baby, uyeay baby, im done with you [sok mendramatisir]
Lengkapnya lo liat aja sendiri di bawah.
Story of Us
Cerita ini diawali pada sebuah lembar yang kosong, lembaran yang tak bergoreskan apa-apa, hanya kosong. Sampai pada akhirnya aku tau aku tak tau lagi harus menuliskan apa pada lembaran itu. Aku tak tau lembaran itu jadi apa nantinya, aku hanya berusaha apa adanya dan membiarkan semua berjalan begitu saja, karena aku tau yang Maha Lembut akan menyentuhnya dengan tiupan keadilan dan Kasih Sayang-Nya. Karena dengan begitulah jalan keikhlasan akan terbuka.
Awal berkenalan gue belum berjumpa dengan dia, tapi komunikasi intens terjalin dengan baik. Dan semua berjalan apa adanya tanpa harus gue curigai. Dan anehnya, seperti gue udah kenal dia lama, dia kalo ngomong nyambung banget. Dia kadang nyapa gue di IM kalo lagi boring sendirian, kadang juga gue nyapain dia kalo pas lagi gak ada kerjaan. Itulah awal sebuah kedekatan yang pada akhirnya semakin membuat gue sadar kalau cinta itu begitu misterius.
Pasca putus dari mantan gue yang dulu, gue merasa ada yang aneh sama diri gue, gue jadi nerd total, gue lebih senang di depan komputer butut gue ketimbang jalan kelayapan, gue juga gak tau kenapa diri gue jadi gini, setau gue dulu gue gak gini. Kalau bukan karena grup itu gue gak bakalan bisa keluar dari sarang gue, gue bakalan jadi geek seumur hidup gue. Habis putus dari dia, gue ada deket ama beberapa cewek, sebagian sempat pacaran, sebagian sempat gue sakitin, sebagian sempat bikin gue muntah darah, sebagian lagi sempat gak ngapa-ngapain. Tapi gue salut ama samgirl yang tanggal lahirnya deketan ma gue, dia samgirl yang care banget, dia juga ngalamin hal serupa tapi tak #ganteng kek yang gue alamin, so dia tau gimana rasanya jadi gue, sakitnya gue. Dialah gadis pertama yang kasih gue semangat untuk tetap hidup, disamping para member grup itu. Hei kamu ! ! thanks ya, gak bisa ngelupain kenangan #mewek gila dihadapan kamu.
Oke lanjut ke cerita gue. Pasca putus, membuat gue menjadi manusia aneh, kadang loncat kesana, kadang loncat kesini, kadang ketawa sendiri, kadang gak makan seharian, kadang gue gak tidur, kadang gue gak beranjak sama sekali dari depan komputer gue, kadang gue gak ngapa-ngapain. Cewek cakep berseliweran gitu aja, tapi rata-rata semua sama, menggila dengan dirinya sendiri (kecuali cewek yang gue ceritain diatas). Jelas gue bilang cewek itu menggila, secara dia kalau lagi gue butuhin banget, dia menghilang entah kemana, pas nya dia lagi butuh gue, dia datang gitu aja entah dari planet mana asalnya, kalo lo gak bisa bayangin, liat aja sulap pak Tarno. Intinya pasca gue putus sama mantan gue, gue rada susah nemu yang pas, bukan berarti gue gak mau move on tapi belum nemu yang pas aja.
STORY OF US BEGIN
chapter one – acquainted
Suatu hari gue liat dia berkomentar di salah satu status temen gue di situs jejaring sosial, dan gue liat itu komentar rada nyeleneh, dan gue pikir dia orangnya asik. Akhirnya gue beranikan diri berkenalan dengan dia, dan gue mencoba kirim request pertemanan ke dia, well ! ! kami pun berteman. Awalnya biasa aja, gak ada yang special, gak ada yang berubah dari kehidupan gue, gue menjalani hidup seperti biasa, bangun di ‘siang hari’, melakukan aktivitas seperti biasa, mandi, sarapan, bekerja, istirahat, kembali tidur, gitu terus berulang-ulang setiap hari dan itu adalah hari pertama gue berteman sama dia.
Suatu hari, ntah itu hari apa gue lupa, yang jelas itu adalah suatu hari yang aneh. Hari itu ntah ada badai apa, tiba-tiba dia nge-chat gue yang lagi asik dengan dunia gue. Dunia gue sendiri sudah cukup berwarna sebelum kehadiran dia, ada temen gue dimana-mana, ada alunan musik yang selalu setia ‘bernyanyi’ dalam sebuah kotak, ada canvas gue yang selalu setia menunggu gue mencoretkan beberapa goresan disana. Yup, live is a canvas, yang selalu menunggu kamu untuk menggoreskan beberapa warna ke dalamnya, dan dia adalah salah satu warna di hidup gue yang begitu melekat. Sejak hari itu, kami berdua semakin rutin melakukan kontak melalui jejaring sosial ataupun IM, dan keakrab-an pun semakin terjalin. Sejak saat itu hampir setiap malam dia nge-chat gue, hampir setiap malam kami berdua selalu bercanda, tertawa bersama berbagi cerita bersama dan banyak hal lainnya yang kami lakukan bersama. And the destiny keep moving.
Itulah awal dari pertemanan kami yang dimulai dari situs jejaring sosial di media internet, didukung dengan perkembangan dunia komunikasi dan modernisasi sekarang ini memang sudah sangat lumrah kalau setiap orang dapat berteman dengan siapa saja yang bahkan belum dikenalnya sebelumnya.

